Sabtu, 18 April 2009

Secercah puisi yang tak pantas kau dengar

Setiap detik yang kita lalui bersama selalu terbayang disetiap malam jika diriku merindukanmu.

Dan tawamu yang tulus dari hatimu selalu menenangkan jiwaku yang sepi

Serpihan cinta yang kau beri selalu membuatku untuk selalu lebih menyayangimu

Terkadang asaku tak percaya dirimu memilih diriku untuk jadi seseorang yang sangat kau sayangi

Mungkin aku adalah salah satu orang yang paling beruntung diantara yang lain

Karena aku mendapatkan cinta yang tulus dari orang yang benar-benar aku sayangi



Dari sebuah kata ikhlas terbentuklah suatu cinta

Dari seberkas kejujuran maka tumbuhlah kesetiaan

Dari kata-kata yang indah darimu maka akan terciptalah balasan kata yang insyaallah indah pula dariku

Sebuah kata,puisi,ungkapan,dan pengharapan itu adalah curahan hati yang kuberikan



Kulihat embun pagi telah muncul disudut-sudut kota

Sejenak terlintas kenangan yang kupunya saat bersama dirimu sebelum cahaya

Pejalan-pejalan kaki dikeramaian jalan setapak membawaku kembali kemasa itu

Seraya angin sepoi-sepoi mengelus wajahku sejuk,damai dan bersahabat

Seruan burung yang bergantian dipagi ini mengajarkanku akan suatu hal

Yaitu semangat dan selalu berusaha dalam hidup

Aku ingin dirimu seperti itu,nikmati hari indah dipagi harimu ini dengan sebuah senyuman dan keikhlasan.


Senja ini aku bertemu dirimu dengan sulit mengatakan apapun,entah mengapa seperti ini

Tapi jujur kehadiranmu sekilas membuat sepenggal jiwa ini menjadi tentram

Kata-kata yang awalnya ingin kuucap tiba-tiba hilang seketika setelah kita bersua

Tapi hati kecilku seraya tak bisa membohongi bahwa telah lahir kebahagiaan

Setelah dirimu menerima sepucuk bunga mawar yang indah yang merupakan persembahan rasa cintaku kepadamu

Bagiku dirimu layaknya sebuah mawar yang indah

Yang selalu aku jaga setiap saat dihatiku

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | LunarPages Coupon Code